skip to main |
skip to sidebar

18.41

Ali sodiqin olalla
No comments

- Hadits Ke – 1: Dari Amirul Mu’minin, Abi Hafs Umar
bin Al Khattab radhiallahuanhu, dia berkata, “Saya mendengar Rasulullah
shallahu`alaihi wa sallam bersabda: Sesungguhnya setiap
perbuatantergantung niatnya. Dan sesungguhnya setiap orang (akan
dibalas) berdasarkan apa yang dia niatkan. Siapa yang hijrahnya karena
(ingin mendapatkan keridhaan) Allah dan Rasul-Nya, maka hijrahnya kepada
(keridhaan) Allah dan Rasul-Nya. Dan siapa yang hijrahnya karena
menginginkan kehidupan yang layak di dunia atau karena wanita yang ingin
dinikahinya maka hijrahnya (akan bernilai sebagaimana) yang dia
niatkan. (Riwayat dua imam hadits, Abu Abdullah Muhammad bin
Isma’il bin Ibrahim bin Al Mughirah bin Bardizbah Al Bukhari dan Abu Al
Husain, Muslim bin Al Hajjaj bin Muslim Al Qusyairi An Naisaaburi di
dalam dua kitab Shahih, yang merupakan kitab yang paling shahih yang
pernah dikarang).
- Hadits Ke – 2: Dari Umar radhiyallahu `anhu juga
dia berkata : Ketika kami duduk-duduk disisi Rasulullah shallahu`alaihi
wa sallam suatu hari tiba-tiba datanglah seorang laki-laki yang
mengenakan baju yang sangat putih dan berambut sangat hitam, tidak
tampak padanya bekas-bekas perjalanan jauh dan tidak ada seorangpun di
antara kami yang mengenalnya. Hingga kemudian dia duduk di hadapan Nabi
lalu menempelkan kedua lututnya kepada kepada lututnya (Rasulullah
shallahu`alaihi wa sallam) seraya berkata, “ Ya Muhammad, beritahukan
aku tentang Islam ?”, Maka bersabdalah Rasulullah shallallahu`alaihi wa
sallam: “ Islam adalah engkau bersaksi bahwa tidak ada ilah (tuhan yang
disembah) selain Allah, dan bahwa Nabi Muhammad adalah utusan Allah,
engkau mendirikan shalat, menunaikan zakat, puasa Ramadhan dan pergi
haji jika mampu “, kemudian dia berkata, “ anda benar “. Kami semua
heran, dia yang bertanya dia pula yang membenarkan. Kemudian dia
bertanya lagi: “ Beritahukan aku tentang Iman “. Lalu beliau bersabda, “
Engkau beriman kepada Allah, malaikat-malaikat-Nya, kitab-kitab-Nya,
rasul-rasul- Nya dan hari akhir dan engkau beriman kepada takdir yang
baik maupun yang buruk “, kemudia dia berkata, “ anda benar“. Kemudian
dia berkata lagi: “ Beritahukan aku tentang ihsan “. Lalu beliau
bersabda, “ Ihsan adalah engkau beribadah kepada Allah seakanakan engkau
melihatnya, jika engkau tidak melihatnya maka Dia melihat engkau” .
Kemudian dia berkata, “ Beritahukan aku tentang hari kiamat (kapan
kejadiannya)”. Beliau bersabda,“ Yang ditanya tidak lebih tahu dari yang
bertanya “. Dia berkata,“ Beritahukan aku tentang tanda-tandanya “,
beliau bersabda, “ Jika seorang hamba melahirkan tuannya dan jika engkau
melihat seorang bertelanjang kaki dan dada, miskin lagi penggembala
domba, (kemudian) berlomba-lomba meninggikan bangunannya “, kemudian
orang itu berlalu dan aku berdiam sebentar. Kemudian beliau (Rasulullah
shallahu`alaihi wa sallam) bertanya,“ Tahukah engkau siapa yang bertanya
?”. Aku berkata,“ Allah dan Rasul-Nya lebih mengetahui “. Beliau
bersabda,“ Dia adalah Jibril yang datang kepada kalian (bermaksud)
mengajarkan agama kalian “. (Riwayat Muslim)
- Hadits Ke – 3: Dari Abu Abdurrahman, Abdullah bin
Umar bin Alh Khottob radiallahuanhuma dia berkata: Saya mendengar
Rasulullah shallallahu`alaihi wa sallam bersabda: Islam dibangun di atas
lima perkara; Bersaksi bahwa tiada ilah selain Allah dan bahwa nabi
Muhammad utusan Allah, menegakkan shalat, menunaikan zakat, melaksanakan
haji dan puasa Ramadhan. (Riwayat Turmuzi dan Muslim).
- Hadits Ke – 4: Dari Abu Abdurrahman Abdullah bin
Mas’ud radiallahuanhu beliau berkata: Rasulullah shallallahu`alaihi wa
sallam menyampaikan kepada kami dan beliau adalah orang yang benar dan
dibenarkan: Sesungguhnya setiap kalian dikumpulkan penciptaannya di
perut ibunya sebagai setetes mani selama empat puluh hari, kemudian
berubah menjadi setetes darah selama empat puluh hari, kemudian menjadi
segumpal daging selama empat puluh hari. Kemudian diutus kepadanya
seorang malaikat lalu ditiupkan padanya ruh dan dia diperintahkan untuk
menetapkan empat perkara: menetapkan rizkinya, ajalnya, amalnya dan
celaka atau bahagianya. Demi Allah yang tidak ada ilah selain-Nya,
sesungguhnya di antara kalian ada yang melakukan perbuatan ahli syurga
hingga jarak antara dirinya dan syurga tinggal sehasta akan tetapi telah
ditetapkan baginya ketentuan, dia melakukan perbuatan ahli neraka maka
masuklah dia ke dalam neraka. Sesungguhnya di antara kalian ada yang
melakukan perbuatan ahli neraka hingga jarak antara dirinya dan neraka
tinggal sehasta akan tetapi telah ditetapkan baginya ketentuan, dia
melakukan perbuatan ahli syurga maka masuklah dia ke dalam syurga. (Riwayat Bukhari dan Muslim).
- Hadits Ke – 5: Dari Ummul Mu’minin; Ummu Abdillah;
Aisyah radhiallahuanha dia berkata: Rasulullah Shallallahu`alaihi wa
sallam bersabda: Siapa yang mengada-ada dalam urusan (agama) kami ini
yang bukan (berasal) darinya maka dia tertolak. (Riwayat Bukhari dan Muslim),
dalam riwayat Muslim disebutkan: siapa yang melakukan suatu perbuatan
(ibadah) yang bukan urusan (agama) kami, maka dia tertolak.
- Hadits Ke – 6: Dari Abu Abdillah Nu’man bin Basyir
radhiallahuanhu dia berkata, Saya mendengar Rasulullah
shallallahu`alaihi wa sallam bersabda, “Sesungguhnya yang halal itu
jelas dan yang haram itu jelas. Di antara keduanya terdapat
perkara-perkara yang syubhat (samar-samar) yang tidak diketahui oleh
orang banyak. Maka siapa yang takut terhadap syubhat berarti dia telah
menyelamatkan agamanya dan kehormatannya. Dan siapa yang terjerumus
dalam perkara syubhat, maka akan terjerumus dalam perkara yang
diharamkan. Sebagaimana penggembala yang menggembalakan hewan
gembalaannya di sekitar (ladang) yang dilarang untuk memasukinya, maka
lambat laun dia akan memasukinya. Ketahuilah bahwa setiap raja memiliki
larangan dan larangan Allah adalah apa yang Dia haramkan. Ketahuilah
bahwa dalam diri ini terdapat segumpal daging, jika dia baik maka
baiklah seluruh tubuh ini dan jika dia buruk, maka buruklah seluruh
tubuh; ketahuilah bahwa dia adalah hati “. (Riwayat Bukhari dan Muslim)
- Hadits Ke – 7: Dari Abu Ruqoyah Tamim Ad Daari
radhiallahuanhu, sesungguhnya Rasulullah shallallahu`alaihi wa sallam
bersabda: Agama adalah nasehat, kami berkata: Kepada siapa? Beliau
bersabda: Kepada Allah, kitab-Nya, Rasul-Nya dan kepada pemimpan kaum
muslimin dan rakyatnya. (Riwayat Bukhari dan Muslim)
- Hadits Ke – 8: Dari Ibnu Umar radhiallahuanhuma
sesungguhnya Rasulullah shallallahu`alaihi wa sallam bersabda: Aku
diperintahkan untuk memerangi manusia hingga mereka bersaksi bahwa tidak
ada ilah selain Allah dan bahwa Muhammad adalah Rasulullah, menegakkan
shalat, menunaikan zakat. Jika mereka melakukan hal itu maka darah dan
harta mereka akan dilindungi kecuali dengan hak Islam dan perhitungan
mereka ada pada Allah ta’ala (Riwayat Bukhari dan Muslim)
- Hadits Ke – 9: Dari Abu Hurairah Abdurrahman bin
Sakhr radhiallahuanhu dia berkata: Saya mendengar Rasulullah
shallallahu`alaihi wa sallam bersabda: Apa yang aku larang hendaklah
kalian menghindarinya dan apa yang aku perintahkan maka hendaklah kalian
laksanakan semampu kalian. Sesungguhnya kehancuran orang-orang sebelum
kalian adalah karena banyaknya pertanyaan mereka (yang tidak berguna)
dan penentangan mereka terhadap nabi-nabi mereka. (Bukhari dan Muslim)
- Hadits Ke – 10: Dari Abu Hurairah radhiallahuanhu
dia berkata: Rasulullah shallallahu`alaihi wa sallam bersabda:
Sesungguhnya Allah ta’ala itu baik, tidak menerima kecuali yang baik.
Dan sesungguhnya Allah memerintahkan orang beriman sebagaimana dia
memerintahkan para rasul-Nya dengan firman-Nya: Wahai Para Rasul
makanlah yang baik-baik dan beramal shalehlah. Dan Dia berfirman: Wahai
orangorang yang beriman makanlah yang baik-baik dari apa yang Kami
rizkikan kepada kalian. Kemudian beliau menyebutkan ada seseorang
melakukan perjalan jauh dalam keadaan kusut dan berdebu. Dia
mengangkatkan kedua tangannya ke langit seraya berkata: Ya Tuhanku, Ya
Tuhanku, padahal makanannya haram, minumannya haram, pakaiannya haram
dan kebutuhannya dipenuhi dari sesuatu yang haram, maka (jika begitu
keadaannya) bagaimana doanya akan dikabulkan. (Riwayat Muslim).
- Hadits Ke – 11: Dari Abu Muhammad Al Hasan bin
Ali bin Abi Thalib, cucu Rasulullah shallallahu`alaihi wa sallam dan
kesayangannya radhiallahuanhuma dia berkata: Saya menghafal dari
Rasulullah shallallahu`alaihi wa sallam (sabdanya): Tinggalkanlah apa
yang meragukanmu kepada apa yang tidak meragukanmu. (Riwayat Turmuzi dan dia berkata, Haditsnya hasan shahih)
- Hadits Ke – 12: Dari Abu Hurairah radhiallahunhu
dia berkata: Rasulullah shallallahu`alaihi wa sallam bersabda: Merupakan
tanda baiknya Islam seseorang, dia meninggalkan sesuatu yang tidak
berguna baginya. (Hadits Hasan riwayat Turmuzi dan lainnya)
- Hadits Ke – 13: Dari Abu Hamzah, Anas bin Malik
radiallahuanhu, pembantu Rasulullah shallallahu`alaihi wa sallam, dari
Rasulullah shallallahu`alaihi wa sallam, beliau bersabda, “Tidak beriman
salah seorang di antara kamu hingga dia mencintai untuk saudaranya apa
yang dia cintai untuk dirinya sendiri. (Riwayat Bukhari dan Muslim)
- Hadits Ke – 14: Dari Ibnu Mas’ud radiallahuanhu
dia berkata: Rasulullah shallallahu`alaihi wa sallam bersabda: Tidak
halal darah seorang muslim yang bersaksi bahwa tidak ada ilah selain
Allah dan bahwa saya (Rasulullah shallallahu`alaihi wa sallam) adalah
utusan Allah kecuali dengan tiga sebab: Duda/janda (orang yang telah
pernah menikah) yang berzina, membunuh orang lain (dengan sengaja), dan
meninggalkan agamnya berpisah dari jamaahnya. (Riwayat Bukhari dan Muslim)
- Hadits Ke – 15: Dari Abu Hurairah
radhiallahuanhu, sesungguhnya Rasulullah shallallahu`alaihi wa sallam
bersabda, “Siapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir hendaklah dia
berkata baik atau diam, siapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir
hendaklah dia menghormati tetangganya dan barangsiapa yang beriman
kepada Allah dan hari akhir maka hendaklah dia memuliakan tamunya” (Riwayat Bukhari dan Muslim)
- Hadits Ke – 16: Dari Abu Hurairah radhiallahuanhu
sesungguhnya seseorang bertanya kepada Rasulullah shallallahu`alaihi wa
sallam: (Ya Rasulullah shallallahu`alaihi wa sallam ) nasihatilah saya.
Beliau bersabda : Jangan kamu marah. Dia menanyakan hal itu
berkali-kali. Maka beliau bersabda: Jangan engkau marah. (Riwayat Bukhari)
- Hadits Ke – 17: Dari Abu Ya’la Syaddad bin Aus
radhiallahuanhu dari Rasulullah shallallahu`alaihi wa sallam bersabda:
Sesungguhnya Allah telah menetapkan perbuatan baik (ihsan) atas segala
sesuatu. Jika kalian membunuh maka berlakulah baik dalam hal tersebut.
Jika kalian menyembelih berlakulah baik dalam hal itu, hendaklah kalian
mengasah pisaunya dan menyenangkan hewan sembelihannya. (Riwayat Muslim) 18)
Dari Abu Zar, Jundub bin Junadah dan Abu Abdurrahman, dan Mu’az bin
Jabal radhiallahuanhuma dari Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam
beliau bersabda: Bertakwalah kepada Allah di mana saja kamu berada,
iringilah keburukan dengan kebaikan yang dapat menghapusnya dan
pergauilah manusia dengan akhlak yang baik .“ (Riwayat Turmuzi, dia berkata, “haditsnya hasan, pada sebagian cetakan dikatakan hasan shahih).
- Hadits Ke – 17: Dari Abu Zar, Jundub bin Junadah
dan Abu Abdurrahman, dan Mu’az bin Jabal radhiallahuanhuma dari
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam beliau bersabda: Bertakwalah
kepada Allah di mana saja kamu berada, iringilah keburukan dengan
kebaikan yang dapat menghapusnya dan pergauilah manusia dengan akhlak
yang baik .“ (Riwayat Turmuzi, dia berkata, “haditsnya hasan, pada sebagian cetakan dikatakan hasan shahih).
- Hadits Ke – 19: Dari Abu Al Abbas Abdullah bin
Abbas radhiallahuanhuma, beliau berkata: Suatu saat saya berada
dibelakang nabi shallallahu`alaihi wa sallam, maka beliau bersabda:
Wahai ananda, saya akan mengajarkan kepadamu empat perkara: Jagalah
Allah, niscaya Dia akan menjagamu, Jagalah Allah niscaya Dia akan selalu
berada di hadapanmu. Jika kamu meminta, mintalah kepada Allah, jika
kamu memohon pertolongan, mohonlah pertolongan kepada Allah. Ketahuilah
sesungguhnya jika suatu umat berkumpul untuk mendatangkan manfaat
kepadamu atas sesuatu, mereka tidak akan dapat memberikan manfaat
sedikitpun kecuali apa yang telah Allah tetapkan bagimu, dan jika mereka
berkumpul untuk mencelakakanmu atas sesuatu, niscaya mereka tidak akan
mencelakakanmu kecuali kecelakaan yang telah Allah tetapkan bagimu. Pena
telah diangkat dan lembaran telah kering. (Riwayat Turmuzi dan dia berkata: Haditsnya hasan shahih).
- Hadits Ke – 20: Dari Abu Mas’ud Uqbah bin Amr Al
Anshary Al Badry radhiallahuanhu dia berkata, Rasulullah
shallallahu`alaihi wa sallam bersabda: Sesungguhnya ungkapan yang telah
dikenal orang-orang dari ucapan nabi-nabi terdahulu adalah: Jika engkau
tidak malu perbuatlah apa yang engkau suka. (Riwayat Bukhari).
- Hadits Ke – 21: Dari Abu Amr, -ada juga yang
mengatakan- : Abu ‘Amrah, Sufyan bin Abdillah Ats Tsaqofi
radhiallahuanhu dia berkata, saya berkata: Wahai Rasulullah, katakan
kepada saya tentang Islam sebuah perkataan yang tidak saya tanyakan
kepada seorangpun selainmu. Beliau bersabda, Katakanlah: saya beriman
kepada Allah, kemudian berpegang teguhlah. (Riwayat Muslim).
- Hadits Ke – 22: Dari Abu Abdullah,
Jabir bin Abdullah Al Anshary radhiallahuanhuma: Seseorang bertanya
kepada Rasulullah shallallahu`alaihi wa sallam, seraya berkata:
Bagaimana pendapatmu jika saya melaksanakan shalat yang wajib, berpuasa
Ramadhan, Menghalalkan yang halal dan mengharamkan yang Haram dan saya
tidak tambah sedikitpun, apakah saya akan masuk surga? Beliau bersabda:
Ya. (Riwayat Muslim)
- Hadits Ke – 23: Dari Abu Malik Al Haritsy bin
‘Ashim Al ‘Asy’ary radhiallahuanhu dia berkata: Rasulullah
shallallahu`alaihi wa sallam bersabda: Bersuci sebagian dari iman, Al
Hamdulillah dapat memenuhi timbangan, Subhanallah dan Al Hamdulillah
dapat memenuhi antara langit dan bumi, Shalat adalah cahaya, shadaqah
adalah bukti, Al Quran dapat menjadi saksi yang meringankanmu atau yang
memberatkanmu. Semua manusia berangkat menjual dirinya, ada yang
membebaskan dirinya (dari kehinaan dan azab) ada juga yang menghancurkan
dirinya. (Riwayat Muslim).
- Hadits Ke – 24: Dari Abu Dzar Al Ghifari
radhiallahuanhu dari Rasulullah shallallahu`alaihi wa sallam sebagaimana
beliau riwayatkan dari Rabbnya Azza Wajalla bahwa Dia berfirman: Wahai
hambaku, sesungguhya aku telah mengharamkan kezaliman atas diri-Ku dan
Aku telah menetapkan haramnya (kezaliman itu) di antara kalian, maka
janganlah kalian saling berlaku zalim. Wahai hamba-Ku semua kalian
adalah sesat kecuali siapa yang Aku beri hidayah, maka mintalah hidayah
kepada-Ku niscaya Aku akan memberikan kalian hidayah. Wahai hamba-Ku,
kalian semuanya kelaparan kecuali siapa yang aku berikan kepadanya
makanan, maka mintalah makan kepada-Ku niscaya Aku berikan kalian
makanan. Wahai hamba-Ku, kalian semuanya telanjang kecuali siapa yang
aku berikan kepadanya pakaian, maka mintalah pakaian kepada-Ku niscaya
Aku berikan kalian pakaian. Wahai hamba-Ku kalian semuanya melakukan
kesalahan pada malam dan siang hari dan Aku mengampuni dosa semuanya,
maka mintalah ampun kepada-Ku niscaya akan Aku ampuni. Wahai hamba-Ku
sesungguhnya tidak ada kemudharatan yang dapat kalian lakukan kepada-Ku
sebagaimana tidak ada kemanfaatan yang kalian berikan kepada-Ku. Wahai
hamba-Ku seandainya sejak orang pertama di antara kalian sampai orang
terakhir, dari kalangan manusia dan jin semuanya berada dalam keadaan
paling bertakwa di antara kamu, niscaya hal tersebut tidak menambah
kerajaan-Ku sedikitpun. Wahai hamba-Ku seandainya sejak orang pertama di
antara kalian sampai orang terakhir, dari golongan manusia dan jin
diantara kalian, semuanya seperti orang yang paling durhaka di antara
kalian, niscaya hal itu tidak mengurangi kerajaan-Ku sedikitpun juga.
Wahai hamba-Ku, seandainya sejak orang pertama diantara kalian sampai
orang terakhir semunya berdiri di sebuah bukit lalu kalian meminta
kepada-Ku, lalu setiap orang yang meminta Aku penuhi, niscaya hal itu
tidak mengurangi apa yang ada pada-Ku kecuali bagaikan sebuah jarum yang
dicelupkan di tengah lautan. Wahai hamba-Ku, sesungguhnya semua
perbuatan kalian akan diperhitungkan untuk kalian kemudian diberikan
balasannya, siapa yang banyak mendapatkan kebaikaan maka hendaklah dia
bersyukur kepada Allah dan siapa yang menemukan selain (kebaikan) itu
janganlah ada yang dicela kecuali dirinya. (Riwayat Muslim)
- Hadits Ke – 25: Dari Abu Dzar radhiallahuanhu:
Sesungguhnya sejumlah orang dari shahabat Rasulullah shallallahu`alaihi
wa sallam berkata kepada Rasulullah shallallahu`alaihi wa sallam: “
Wahai Rasululullah, orang-orang kaya telah pergi dengan membawa pahala
yang banyak, mereka shalat sebagaimana kami shalat, mereka puasa
sebagaimana kami puasa dan mereka bersedekah dengan kelebihan harta
mereka (sedang kami tidak dapat melakukannya). (Rasulullah
shallallahu`alaihi wa sallam) bersabda: Bukankah Allah telah menjadikan
bagi kalian jalan untuk bersedekah? Sesungguhnya setiap tashbih
merupakan sedekah, setiap takbir merupakan sedekah, setiap tahmid
merupakan sedekah, setiap tahlil merupakan sedekah, amar ma’ruf nahi
munkar merupakan sedekah dan setiap kemaluan kalian merupakan sedekah.
Mereka bertanya: Ya Rasulullah masakah dikatakan berpahala seseorang di
antara kami yang menyalurkan syahwatnya? Beliau bersabda: Bagaimana
pendapat kalian seandainya hal tersebut disalurkan di jalan yang haram,
bukankah baginya dosa? Demikianlah halnya jika hal tersebut diletakkan
pada jalan yang halal, maka baginya mendapatkan pahala. (Riwayat Muslim)
- Hadits Ke – 26: Dari Abu Hurairah
radhiallahuanhu dia berkata : Rasulullah shallallahu`alaihi wa sallam
bersabda : Setiap anggota tubuh manusia dapat melakukan sedekah, setiap
hari dimana matahari terbit lalu engkau berlaku adil terhadap dua orang
(yang bertikai) adalah sedekah, engkau menolong seseorang yang
berkendaraan lalu engkau bantu dia untuk naik kendaraannya atau
mengangkatkan barangnya adalah sedekah, ucapan yang baik adalah sedekah,
setiap langkah ketika engkau berjalan menuju shalat adalah sedekah dan
menghilangkan gangguan dari jalan adalah sedekah. (Riwayat Bukhari dan Muslim)
- Hadits Ke – 27: Dari Nawwas bin Sam’an
radhiallahuanhu, dari Rasulullah shallallahu`alaihi wa sallam beliau
bersabda: “Kebaikan adalah akhlak yang baik, dan dosa adalah apa yang
terasa mengaggu jiwamu dan engkau tidak suka jika diketahui manusia “ (Riwayat Muslim.). Dan
dari Wabishah bin Ma’bad radhiallahuanhu dia berkata: Saya mendatangi
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, lalu beliau bersabda: Engkau
datang untuk menanyakan kebaikan? saya menjwaba: Ya. Beliau bersabda:
Mintalah pendapat dari hatimu, kebaikan adalah apa yang jiwa dan hati
tenang karenanya, dan dosa adalah apa yang terasa mengganggu jiwa dan
menimbulkan keragu-raguan dalam dada, meskipun orang-orang memberi fatwa
kepadamu dan mereka membenarkannya. (Hadits hasan kami riwayatkan dari dua musnad Imam Ahmad bin Hanbal dan Ad Darimi dengan sanad yang hasan).
- Hadits Ke – 28: Dari Abu Najih Al Irbadh bin
Sariah radhiallahuanhu dia berkata: Rasulullah shallallahu`alaihi wa
sallam memberikan kami nasehat yang membuat hati kami bergetar dan air
mata kami berlinang. Maka kami berkata: Ya Rasulullah, seakan-akan ini
merupakan nasehat perpisahan, maka berilah kami wasiat. Rasulullah
shallallahu`alaihi wa sallam bersabda: “ Saya wasiatkan kalian untuk
bertakwa kepada Allah ta’ala, tunduk dan patuh kepada pemimpin kalian
meskipun yang memimpin kalian adalah seorang budak. Karena di antara
kalian yang hidup (setelah ini) akan menyaksikan banyaknya perbedaan
pendapat. Hendaklah kalian berpegang teguh terhadap ajaranku dan ajaran
Khulafaurrasyidin yang mendapatkan petunjuk, gigitlah (genggamlah dengan
kuat) dengan geraham. Hendaklah kalian menghindari perkara yang
diada-adakan, karena semua perkara bid’ah adalah sesat “ (Riwayat Abu Daud dan Turmuzi, dia berkata : hasan shahih)
- Hadits Ke – 29: Dari Mu’az bin Jabal
radhiallahuanhu dia berkata: Saya berkata: Ya Rasulullah, beritahukan
saya tentang perbuatan yang dapat memasukkan saya ke dalam syurga dan
menjauhkan saya dari neraka, beliau bersabda, Engkau telah bertanya
tentang sesuatu yang besar, dan perkara tersebut mudah bagi mereka yang
dimudahkan Allah ta’ala: Beribadah kepada Allah dan tidak
menyekutukan-Nya sedikitpun, menegakkan shalat, menunaikan zakat, puasa
Ramadhan dan pergi haji. Kemudian beliau (Rasulullah shallallahu`alaihi
wa sallam) bersabda, Maukah engkau aku beritahukan tentang pintu-pintu
syurga? Puasa adalah benteng, Sadaqah akan mematikan (menghapus)
kesalahan sebagaimana air mematikan api, dan shalatnya seseorang di
tengah malam (qiyamullail), kemudian beliau membacakan ayat (yang
artinya): “ Lambung mereka jauh dari tempat tidurnya….”. Kemudian beliau
bersabda, Maukah kalian aku bertahukan pokok dari segala perkara,
tiangnya dan puncaknya? Aku menjawab: Mau ya Nabi Allah. Pokok perkara
adalah Islam, tiangnya adalah shalat dan puncaknya adalah Jihad.
Kemudian beliau bersabda: Maukah kalian aku beritahukan sesuatu (yang
jika kalian laksanakan) kalian dapat memiliki semua itu? saya berkata:
Mau ya Rasulullah. Maka Rasulullah memegang lisannya lalu bersabda,
Jagalah ini (dari perkataan kotor/buruk). Saya berkata, Ya Nabi Allah,
apakah kita akan dihukum juga atas apa yang kita bicarakan? Beliau
bersabda, Ah kamu ini, adakah yang menyebabkan seseorang terjungkal
wajahnya di neraka –atau sabda beliau: diatas hidungnya- selain buah
dari yang diucapkan oleh lisan-lisan mereka. (Riwayat Turmuzi dan dia berkata, Haditsnya hasan shahih)
- Hadits Ke – 30: Dari Abi Tsa’labah Al
Khusyani Jurtsum bin Nasyir radhiallahuanhu, dari Rasulullah
shallallahu`alaihi wa sallam dia berkata: Sesungguhnya Allah ta’ala
telah menetapkan kewajiban-kewajiban, maka janganlah kalian
mengabaikannya, dan telah menetapkan batasan-batasannya janganlah kalian
melampauinya, Dia telah mengharamkan segala sesuatu, maka janganlah
kalian melanggarnya, Dia mendiamkan sesuatu sebagai kasih sayang
terhadap kalian dan bukan karena lupa jangan kalian mencari-cari
tentangnya. (Hadits hasan riwayat Daruquthni dan lainnya).
- Hadits Ke – 31: Dari Abu Abbas Sahl bin
Sa’ad Assa’idi radhiallahuanhu dia berkata: Seseorang mendatangi
Rasulullah shallallahu`alaihi wa sallam, maka beliau berakata: Wahai
Rasulullah, tunjukkan kepadaku sebuah amalan yang jika aku kerjakan,
Allah dan manusia akan mencintaiku, maka beliau bersabda, Zuhudlah
terhadap dunia maka engkau akan dicintai Allah dan zuhudlah terhadap apa
yang ada pada manusia maka engkau akan dicintai manusia. (Hadits hasan riwayat Ibnu Majah dan lainnya dengan sanad hasan).
- Hadits Ke – 32: Dari Abu Sa’id, Sa’ad
bin Sinan Al Khudri radhiallahuanhu, sesungguhnya Rasulullah shallallahu
‘alaihi wa sallam bersabda: “Tidak boleh melakukan perbuatan yang
mencelakakan (mudharat)“ (Hadits hasan diriwayatkan oleh Ibnu Majah
dan Daruqutni serta lainnya dengan cara musnad, juga diriwayatkan oleh
Imam Malik dalam Muwattha’ secara mursal dari Amr bin Yahya dari
bapaknya dari Rasulullah, dia tidak menyebutkan Abu Sa’id. Akan tetapi
hadits ini memiliki jalan-jalan yang saling menguatkan).
- Hadits Ke – 33: Dari Ibnu Abbas
radhiallahuanhuma, sesungguhnya Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa
sallam: Seandainya setiap pengaduan manusia diterima, niscaya setiap
orang akan mengadukan harta suatu kaum dan darah mereka, karena itu
(agar tidak terjadi hal tersebut) maka bagi pendakwa agar mendatangkan
bukti dan sumpah bagi yang mengingkarinya“ . (Hadits hasan riwayat Baihaqi dan lainnya yang sebagiannya terdapat dalam As Shahihain)
- Hadits Ke – 34: Dari Abu Sa’id Al
Khudri radiallahuanhu berkata : Saya mendengar Rasulullah
shallallahu`alaihi wa sallam bersabda: Siapa yang melihat kemunkaran
maka rubahlah dengan tangannya, jika tidak mampu maka rubahlah dengan
lisannya, jika tidak mampu maka (tolaklah) dengan hatinya dan hal
tersebut adalah selemah-lemahnya iman. (Riwayat Muslim) 35)Dari Abu
Hurairah radhiallahuanhu dia berkata: Rasulullah shallallahu`alaihi wa
sallam bersabda: Janganlah kalian saling dengki, saling menipu, saling
marah dan saling memutuskan hubungan. Dan janganlah kalian menjual
sesuatu yang telah dijual kepada orang lain. Jadilah kalian hamba-hamba
Allah yang bersaudara. Seorang muslim adalah saudara bagi muslim yang
lainnya, (dia) tidak menzaliminya dan mengabaikannya, tidak
mendustakannya dan tidak menghinanya. Taqwa itu disini (seraya menunjuk
dadanya sebanyak tiga kali). Cukuplah seorang muslim dikatakan buruk
jika dia menghina saudaranya yang muslim. Setiap muslim atas muslim yang
lain; haram darahnya, hartanya dan kehormatannya “ (Riwayat Muslim).
- Hadits Ke – 35: Dari Abu Hurairah radhiallahuanhu
dia berkata: Rasulullah shallallahu`alaihi wa sallam bersabda: Janganlah
kalian saling dengki, saling menipu, saling marah dan saling memutuskan
hubungan. Dan janganlah kalian menjual sesuatu yang telah dijual kepada
orang lain. Jadilah kalian hamba-hamba Allah yang bersaudara. Seorang
muslim adalah saudara bagi muslim yang lainnya, (dia) tidak menzaliminya
dan mengabaikannya, tidak mendustakannya dan tidak menghinanya. Taqwa
itu disini (seraya menunjuk dadanya sebanyak tiga kali). Cukuplah
seorang muslim dikatakan buruk jika dia menghina saudaranya yang muslim.
Setiap muslim atas muslim yang lain; haram darahnya, hartanya dan
kehormatannya “ (Riwayat Muslim).
- Hadits Ke – 36: Dari Abu Hurairah
radhiallahuanhu, dari Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:
Siapa yang menyelesaikan kesulitan seorang mu’min dari berbagai
kesulitan-kesulitan dunia, niscaya Allah akan memudahkan
kesulitan-kesulitannya di Hari kiamat. Dan siapa yang memudahkan orang
yang sedang kesulitann niscaya akan Allah mudahkan baginya di dunia dan
akhirat dan siapa yang menutupi (aib) seorang muslim Allah akan tutupi
aibnya di dunia dan akhirat. Allah selalu menolong hamba-Nya selama
hamba-Nya menolong saudaranya. Siapa yang menempuh jalan untuk
mendapatkan ilmu, akan Allah mudahkan baginya jalan ke syurga. Suatu
kaum yang berkumpul di salah satu rumah Allah membaca kitabkitab Allah
dan mempelajarinya di antara mereka, niscaya akan diturunkan kepada
mereka ketenangan dan dilimpahkan kepada mereka rahmat, dan mereka
dikelilingi malaikat serta Allah sebut-sebut mereka kepada makhluk
disisi-Nya. Dan siapa yang lambat amalnya, hal itu tidak akan dipercepat
oleh nasabnya. (Muttafaq alaih).
- Hadits Ke – 37: Dari Ibnu Abbas
radhiallahuanhuma, dari Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam
sebagaimana dia riwayatkan dari Rabbnya Yang Maha Suci dan Maha Tinggi:
Sesungguhnya Allah telah menetapkan kebaikan dan keburukan, kemudian
menjelaskan hal tersebut: Siapa yang ingin melaksanakan kebaikan
kemudian dia tidak mengamalkannya, maka dicatat disisi-Nya sebagai satu
kebaikan penuh. Dan jika dia berniat melakukannya dan kemudian
melaksanakannya maka Allah akan mencatatnya sebagai sepuluh kebaikan
hingga tujuh ratus kali lipat bahkan hingga kelipatan yang banyak. Dan
jika dia berniat melaksanakan keburukan kemudian dia tidak
melaksanakannya maka baginya satu kebaikan penuh, sedangkan jika dia
berniat kemudian dia melaksanakannya Allah mencatatnya sebagai satu
keburukan. (Riwayat Bukhari dan Muslim dalam kedua shahihnya dengan redaksi ini).
- Hadits Ke – 38: Dari Abu Hurairah
radhiallahuanhu berkata: Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam
bersabda: Sesungguhya Allah ta’ala berfirman: Siapa yang memusushi
wali-Ku maka telah Aku umumkan perang terhadapnya. Tidak ada taqarrubnya
seorang hamba kepada-Ku yang lebih Aku cintai kecuali beribadah dengan
apa yang telah Aku wajibkan atasnya. Dan hamba-Ku yang selalu
mendekatkan diri kepada-Ku dengan nawafil (perkara-perkara sunnah diluar
yang fardhu) maka Aku akan mencintainya. Dan jika Aku telah
mencintainya maka Aku adalah pendengarannya yang dia gunakan untuk
mendengar, penglihatannya yang dia gunakan untuk melihat, tangannya yang
digunakannya untuk memukul dan kakinya yang digunakan untuk berjalan.
Jika dia meminta kepadaku niscaya akan Aku berikan dan jika dia minta
perlindungan dari-Ku niscaya akan Aku lindungi.“ (Riwayat Bukhari).
- Hadits Ke – 39: Dari Ibnu Abbas
radiallahuanhuma: Sesungguhnya Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam
bersabda: Sesungguhnya Allah ta’ala memafkan umatku karena aku
(disebabkan beberapa hal) : Kesalahan, lupa dan segala sesuatu yang
dipaksa “ (Hadits hasan diriwayatkan oleh Ibnu Majah dan Baihaqi dan
lainnya) 40) Dari Ibnu Umar radhiallahuanhuma berkata: Rasulullah
shallallahu ‘alaihi wa sallam memegang kedua pundak saya seraya
bersabda: “Hiduplah engkau di dunia seakan-akan orang asing atau
pengembara”, Ibnu Umar berkata: “Jika kamu berada di sore hari jangan
tunggu pagi hari, dan jika kamu berada di pagi hari jangan tunggu sore
hari, gunakanlah kesehatanmu untuk (persiapan saat) sakitmu dan
kehidupanmu untuk kematianmu.” (Riwayat Bukhari).
- Hadits Ke – 40: Dari Ibnu Umar radhiallahuanhuma
berkata: Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam memegang kedua pundak
saya seraya bersabda: “Hiduplah engkau di dunia seakan-akan orang asing
atau pengembara”, Ibnu Umar berkata: “Jika kamu berada di sore hari
jangan tunggu pagi hari, dan jika kamu berada di pagi hari jangan tunggu
sore hari, gunakanlah kesehatanmu untuk (persiapan saat) sakitmu dan
kehidupanmu untuk kematianmu.” (Riwayat Bukhari).
- Hadits Ke – 41:Dari Abu Muhammad Abdillah bin Amr
bin ‘Ash radhiallahuanhuma dia berkata: Rasulullah shallallahu ‘alaihi
wa sallam bersabda: Tidak beriman salah seorang di antara kalian hingga
hawa nafsunya mengikuti apa yang aku bawa “ (Hadits hasan shahih dan kami riwayatkan dari kitab Al Hujjah dengan sanad yang shahih).
- Hadits Ke – 42: Dari Anas Radhiallahuanhu dia
berkata, Saya mendengar Rasulullah shallallahu`alaihi wa sallam
bersabda, Allah ta’ala berfirman: Wahai anak Adam, sesungguhnya Engkau
berdoa kepada-Ku dan memohon kepada-Ku, maka akan aku ampuni engkau, aku
tidak peduli (berapapun banyaknya dan besarnya dosamu). Wahai anak Adam
seandainya dosa-dosamu (sebanyak) awan di langit kemudian engkau minta
ampun kepadaku niscaya akan Aku ampuni engkau. Wahai anak Adam
sesungguhnya jika engkau dating kepadaku dengan kesalahan sepenuh bumi
kemudian engkau menemuiku dengan tidak menyekutukan Aku sedikitpun maka
akan Aku temui engkau dengan sepenuh itu pula ampunan “ (Riwayat Turmuzi dan dia berkata: haditsnya hasan shahih).
0 komentar:
Posting Komentar